Semoga sebuah impian jadi kebanggaan.

Jumat, 16 Januari 2015

realita sebenarnya

Setidaknya dengan melihat semua ini anda akan sadar akan realita sebenarnya. Walaupun mungkin ini hanya sekedar opini dan penilaian tersendiri, namun cukup untuk kita pikir ulang. Silahkan beri komentar dan pandangan anda sekalian jika berkenan dan mari kita simak gambar-gambar tersebut. 

1.Kebanyakaan manusia saat ini buta akan perhatian 

Anda pengguna media sosial? sejauh manakah anda menggunakan media sosial? Apakah anda sering menemui seseorang yang mirip dengan ilustrasi di atas? Kebanyakaan orang saat ini kecanduan dengan sosial media. Mereka juga terkadang salah dalam menggunakan sosial media. Padahal secara umum dalam Term of Service media sosial saat ini tertulis bahwa media sosial digunakan untuk berbagi hal-hal yang dilakukan oleh pengguna. Memang tidak ada salahnya dalam menggunakan media sosial selama mereka tetap mengikuti ketentuan. Saya juga tidak menyalahkan pengguna yang kecanduan. Tapi, yang jadi masalah adalah pada sisi sosialnya. Banyak dari pengguna sosmed yang kecanduan akhirnya lebih banyak bersosialisasi di media daripada di dunia nyata. Saya mengambil kesimpulan bahwa media sosial itu bisa mendekatkan yang jauh, dan menjauhkan yang dekat.   

2.Kreativitas yang dibatasi sejak kecil 


Pernahkah anda waktu kecil untuk bermain sesuatu yang sedikit berbahaya lalu dilarang oleh orang tua anda? pasti pernah. Akhirnya anda pun takut untuk mengulangi hal tersebut karena sudah dilarang. Tapi apakah anda tahu bahwa terkadang hal-hal kreatif itu tercipta karena berani mengambil resiko? Pada gambar di atas menunjukkan bahwa seorang guru yang menetapkan pola pikir murid-muridnya sejak kecil. Akibatnya, hingga dia dewasapun pola pikirnya akan tetap sama dengan pola pikir gurunya. Mungkin inilah salah satu penyebab kenapa bangsa Indonesia belum bisa maju. Karena pola pikir yang selalu sama dari dulu. Tanpa mengurangi rasa cinta tanah air, mari kita tengok negara-negara maju yang semenjak kecil kreativitasnya sudah dibiarkan merasuki pikirannya. Kesimpulannya, jika kita ingin maju, ubah pola pikir kita. Think out of the box. Dan jika ingin menciptakan generasi yang maju, jangan terapkan pola pikir yang sama dengan anda sejak kecil. Biarkan mereka menemukan pola pikir mereka sendiri.   

3.Manusia akan selalu memberikan komentar terhadap apa yang dilakukan sesamanya 

Mungkin yang ini anda sudah sering tahu. Ya beginilah realita kehidupan kita sekarang. Apapun yang kita lakukan, entah itu baik/buruk pasti akan selalu ada orang yang berkomentar. Ini disebabkan karena semua orang mempunya pandangan dan ego yang berbeda-beda. Untuk kasus ini, lebih baik anda tetap lakukan apa yang menurut anda adalah terbaik. Jangan pedulikan komentar orang lain, tapi jangan juga menutup diri untuk menerima masukan. Begitulah hidup, Tuhan yang menentukan, kita yang menjalankan, orang lain yang berkomentar. 
  
4.Kebebasan pers kadang disalah gunakan 

Karena negara kita negara demokrasi, kebebasan pers pun dijunjung. Tapi kebanyakan hal ini disalahgunakan oleh pihak media. Mereka terkadang menyorot berita untuk menjatuhkan/meningkatkan nama baik seseorang walapun faktanya tidak begitu. Sekarang media lebih mengutamakan rating daripada kualitas dari berita/hiburan tersebut. Padahal, media adalah salah satu tontonan yang kadang dijadikan sebagai tuntunan. Media mengejar rating dengan segala cara yang mereka bisa lakukan. Contoh saja waktu Tragedi AirAsia QZ8501 kemarin, menurut saya media terlalu menggagu kerja dari tim SAR dan terlalu menekan pihak-pihak terkait untuk segera memberikan pernyataan. Seharusnya media biarkan Tim SAR selesaikan tugasnya hingga diberitahu lebih lanjut untuk memberikan keterangan, bukan malah mengejar terus-terusan. Media memang butuh berita yang aktual dan faktual, tetapi jangan sampailah mengganggu pihak terkati. Apalagi ada salah satu media yang saya rasa itu tidak memiliki rasa respect kepada keluarga korban dengan menayangkan mayat yang mengapung di lautan dan luput dari sensor. Saya rasa itu sungguh miris sekali. Saya tahu, media punya kekuatan untuk memberitakan atau mempengaruhi pandangan publik, tapi tolong kembalikan media yang benar-benar layak disebut media. Bukan cuma media yang mengejar rating semata.  

5.Manusia memelihara perdamaian untuk mempersiapkan peperangan

 Apakah dunia sekarang sudah mengalami perdamaian semua? saya rasa tidak. Masih banyak orang-orang yang berperang dibawah bendera negara masing-masing. Namun apakah negara yang sekarang tidak ada konflik atau yang sudah mengalami perdamaian akan tetap damai? saya rasa juga tidak. Kita semua saat ini memelihara perdamaian tetapi untuk mempersiapkan peperangan. Kenapa bisa begitu? lihat saja, walaupun banyak negara yang merdeka, damai, tapi mereka tetap berjaga-jaga untuk menghadapi perang, sehingga banyak negara yang membuat senjata, menambah pasukan dan lain-lain. Jadi, secara tidak langsung kita masih tidak saling percaya untuk menjaga perdamaian. Karena itulah dunia tidak akan pernah bersatu, dan peradaban manusia yang damai tidak akan pernah tercipta.  

 6.Orang berilmu dikucilkan, orang tidak berilmu banyak kawan 

 
Inilah realita zaman sekarang. Orang yang berilmu jarang dihargai dengan layak, orang yang tidak berilmu tapi memiliki kuasa memiliki banyak teman yang kadang sama-sama tidak berilmu. Banyak ilmuwan dari Indonesia yang akhirnya pergi ke luar negeri karena di Indonesia mereka tidah dihargai. Padahal derajat orang yang berilmu itu lebih tinggi. Jadi, hargailah orang yang berilmu, hargai karya mereka.   

7.Rasisme, kenyataan pahit antara Yin dan Yang tidak seimbang

 Gambar diatas sudah jelas sekali menggambarkan bagaimana ketidakseimbangan kemanusiaan hanya karena warna kulit. Yin Yang yang digambarkan sebagai simbol keseimbangan ternyata tidak terjadi pada orang-orang rasis. Mereka mengambil hak-hak orang kulit hitam untuk kepentingannya karena merasa mereka orang kulit putih. Padahal, mereka saat kecil juga tidak akan tahu akan dilahirkan dengan warna kulit apa. Ini benar-benar kenyataan yang pahit.   8.Kita tidak menjaga apa yang sudah membentuk kita Agak aneh sih ya gambarnya? saya juga nggak percaya kalo kita itu evolusi dari ikan. Tapi terlepas dari itu, yang saya ingin tunjukkan adalah kita sering lupa untuk menjaga apa yang sudah membentuk kita. Kita makan setiap hari dari hewan dan tumbuhan, tetapi kita tidak merawat mereka agar kita tetap bisa memakan mereka setiap hari. Kita sering makan nasi, nasi dari beras, beras dari padi, padi ada di sawah, lahan sawahpun semakin sempit karena banyaknya pembangunan. Kita buang limbah ke laut, padahal disana ada ikan yang setiap hari kita makan juga.Secara tidak langsung, kita merusak diri kita sendiri.   

9.Terkadang kita lupa akan tujuan 

Semasa kita sekolah, kita mendapatkan pendidikan formal baik akademik maupun non-akademik. Sejak dasar hingga lanjut kita diajarkan materi-materi untuk penunjang di masa depan. Dan mungkin karena terlalu sering diberi materi, kita lupa bahwa ilmu yang kita dapat itu untuk kita gunakan di masyarakat. Kita mempelajari suatu materi tetapi apa yang kita pelajari tersebut tidak memberikan manfaat kepada masyarakat itu sama saja sia-sia. Karena yang kita butuhkan adalah manfaat dari mempelajari materi tersebut, bukan bisa/tidaknya anda menguasai materi tersebut.   

10.Satu-satunya masa depan kita yang pasti adalah kematian 

Kita boleh saja selama hidup mempelajari apa saja, mengenal siapa saja, tapi jangan lupakan bahwa kita hidup untuk mempersiapkan kematian. Semakin waktu berjalan maju, maka semakin dekat anda dengan kematian. Jadi manfaatkan hidup yang cuma sekali ini dengan baik untuk mempersiapkan kematian.   

11.Teknologi menjadikan manusia manja 

Bisa dilihat perbedaanya? zaman 90-an kalo mau olahraga itu ya olahraga.Nggak ada embel-embel macem-macem. Dari awal pemanasan dulu, baru jogging, terus cooling down. Kalau sekarang? Pakai armband dululah, handsfree, nentuin jarak lari di running apps, selfie dululah, inilah, itulah dan yang lainnya. Terus habis itu diupload ke sosmed biar orang-orang pada tau kalo anda mau jogging. Eh, taunya larinya cuma 5 menit doang. Saya tidak menyalahkan anda yang seperti itu, itu sah-sah saja. Tapi lihat, teknologi memang memanjakan manusia, tapi itu menjadikan manusia menjadi manja.

12.Kesuksesan yang dipandang sebelah mata 

Kebanyakan dari orang saat ini selalu memandang sebelah apa itu arti kesuksesan. Mereka mengganggap bahwa mereka sukses jika mereka mempunyai jabatan yang tinggi, harta yang melimpah, dan mendapatkan apa yang mereka inginkan. Sebenarnya, sukses itu relatif. Orang yang jabatannya tinggi tetapi tidak mencintai pekerjaannya , orang yang memiliki harta melimpah tapi hanya tahu untuk untuk bersenang-senang, belum tentu mereka merasa sukses. Secara umum, saat dimana kita merasa sukses adalah saat dimana kita merasa bahwa waktu dan harta yang kita miliki bisa bermanfaat bagi kita dan orang lain.   

13.Kita seperti dikendalikan oleh media, dan media dikendalikan oleh "Oknum" 

Sebenarnya gambar yang ini hampir mirip dengan gambar nomer 4. Sadarkah anda bahwa media punya pengaruh besar terhadap mental dan perilaku publik? media punya peran yang sangat besar dalam membangun karakter publik. Jika tayangan di media sering dipertontonkan tontonan yang buruk, maka banyak orang yang akan terpengaruhi. Begitu juga sebaliknya. Tapi sayangnya sekarang media kebanyakan dikuasai oleh oknum tertentu. Sehingga banyak tontonan yang minim kualitas. Lepas dari itu, kita punya satu kuasa penuh terhadap media. Yaitu tekan power off remote anda jika anda tidak ingin menontonnya.   

14.Kebersamaan itu lebih penting 

Kita boleh menghasilkan uang sebanyak apapun, mendapat jabatan tertinggi, dan mendapatkan semua apa yang kita inginkan. Tapi, kebersamaan keluarga, sahabat, teman, dan orang terdekat adalah satu-satunya kebahagiaan yang akan selalu dirindukan. Memang, sekarang banyak pekerjaan yang harus merelakan kebersamaan tersebut demi tugas yang mulia. Tapi saya percaya bahwa mereka sebenarnya sangat merindukan kebersamaan ini. 
  
15.Kebajikan Yang Terlupakan 

7 Hal tersebut memang sangat bertolak belakang dan tidak boleh dijalani dengan begitu saja jika kita ingin menggapainya secara lancar. Semua itu harus dijalani dengan sangat hati-hati supaya tidak salah diri. Jika dijalani secara alamiah apa adanya sesuai keyakinan dan kemampuan yang dimiliki maka kita pun akan tepat pada jalannya dan tidak mendapat mara bahaya. Jadi sebagai pribadi yang bijak kita harus selalu untuk cermat dan teliti saat menjalani semua kehidupan ini. 
  
16.Uang Bukan Segalanya Meski Segalahnya 


Butuh Uang Uang sejatinya adalah barang yang berharga dan dicari dalam kehidupan sehari-hari namun sesungguhnya semua itu tidaklah cukup terbayarkan sampai itu saja dengan apa yang sebenarnya kita rasakan sehari-hari. Jika kita sadari uang juga bisa menjatuhkan dan mendekatkan kita kedalam kesalahan yang amat merugikan. Memang uang bukanlah segalanya dalam hidup ini. Jadi uang bukan jaminan menjadikan kita sukses, bahagia, dan selamat di dunia maupun di akhirat. Do'a, usaha, dan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dapat membantu meraih semuanya. 

Senin, 22 Desember 2014

Pegangan Hidup

Allahumma Inni a’udzubikaminal hamni wal hazan. Waa’udzubika minal ajzi wal kasal. Wa a ‘udzubika minal jubni wal bughl. Waa’udzubika min gholabatiddaini wa qahrirrijal..
Ya Allah, aku berlindung padaMu dari rasa sesak dada dan gelisah, dan aku berlindung padaMu dari kelemahan dan kemalasan. Dan aku berlindung padaMu dari sifat pengecut dan kikir. Dan aku berlindung padaMu dari dilingkupi hutang dan dominasi manusia.
Semoa kita akrab dengan doa tersebut. Doa yang senantiasa dilafalkan dalam dzikir Al-Matsurat tersebut, menjadi doa rutinitas yang dilafalkan Rasulullah. Lantas, sekarang kita akan mencoba mendengarkan bahasan dari Buya Hamka, mengenai bahasan tersebut.  Lengkap, dan dengan kekhasan sasta yang tinggi dari buya Hamka. Dengan bahasan yang sistematis, ada beberapa hal yang kita berlindung pada Allah tas hal tersebut:
1. Dari pada kesusahan, apabila orang telah susah, pikirannya akan tertumbuk. manusia tidak berjalan pada tempat yang datar saja. Mendatar, melereng, mendaki, menurun. Lantas apa yang disusahkan? Tak ada kusut yang tak selesai. Tak ada keruh yang tak jernih.
2. Dari pada duka cita, banyak hal yang menyebabkan dukacita. Kehilangan orang yang dicintai, barang yang dicari tak bertemu, dan lain lain. Kedukaan menyebabkan jalan yang kita tempuh menjadi gelap.
3. Dari pada lemah, lemah pikiran, tidak ada inisiatif, menyerah saja. Belum dihadapi suatu masalah, hati sudah mulai lemah.
4. Dari pada malas, angan angan banyak, tapi cita-cita mati. Angan-angan mau terbang, tapi sayap tidak punya. Ada pepatah orang tua-tua kita zaman penjajahan dulu kata Buya Hamka, ” mati belanda karena pangkat, mati cina karena kaya, mati keling karena makanan, mati melayu (Indonesia) karena angan-angan”
5. Dari pada sifat pengecut, yang menjadikan separoh dari kehidupan manusia menjadi gagal. Ada pepatah sangat bagus diungkapkan Buya Hamka disini. Semoga semakin menambah penasaran kita untuk kemudian mengunduh file audionya.
6. Dari pada sifat kikir, dikumpulkan harta banyak-banyak dengan maksud untuk menguasai harta. Akhirnya ia yang akan dikuasai oleh harta. Siang malam disibukkan harta, akhirnya faedahnya tidak didapat.
7. Dari pada hutang, maka Rasulullah pernah berkata, “iyyakum waddaina, Fainnahu hammum billaili, wamadzallatun finnahari”. Jagalah, sebisa mungkin tidak berhutang. Hutang itu, susah pada malam hari, Kalau siang hari badan terasa hina
8. Dari pada Dominasi manusia, tidak lagi punya kemerdekaan pribadi. personality yang dapat tegak, bak kata buya Hamka. Diri menjadi terjajah.

Kamis, 16 Oktober 2014

Dahsyatnya Kekuatan Doa

Doa bisa mengubah yang tidak bisa menjadi bisa, yang sulit menjadi sederhana, yang berat menjadi ringan, yang biasa-biasa menjadi spektakuler. Hal ini dijelaskan dalam Al Qur’an :
” Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah!” maka jadilah sesuatu itu.” (Q.S Ya’sin : 82)
Dan dijelaskan juga dalam ayat :
” Sesungguhnya firman Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: “jadilah!”, maka jadilah sesuatu itu.”   (Q.S An-Nahl: 40)
Ada beberapa type orang yang berdoa, sebagai berikut :

1. Orang yang tidak pernah berdoa baik ketika susah atau bahagia. 
Hal ini dijelaskan dalam Al Qur’an sbb ;
Dan Tuhanmu berfirman, “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”.  (Q.S. Al mu’min  : 60)

2. Orang yang berdoa ketika sedang mengadapi kesulitan.
Hal ini dijelaskan dalam Al Qur’an sbb ;
” Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdo’a kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu darinya, dia kembali (ke jalan yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdo’a kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Demikianlah dijadikannya terasa indah bagi orang-orang yang melampaui batas  apa yang mereka kerjakan.”  (Q.S yunus:12)

3. Orang yang selalu berdoa baik susah ataupun bahagia
Hal ini dijelaskan dalam Al Qur’an sbb ;
” Wahai manusia, kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu), lagi Maha Terpuji.” (QS. Fatir:15)
4. Orang yang rajin berdoa tergantung mood/suasana hati

5. Orang yang pernah berdoa tetapi menghentikannya karena putus asa doanya belum/tidak dikabulkan.

Fakta seputar doa :
1. Doa adalah ekspresi kerendahan hati seorang hamba dihadapan Allah Swt
2. Doa  adalah ekspresi kedekatan seorang hamba dengan Allah Swt
3. Doa adalah obat kecemasan
4. Doa adalah salah satu sumber kesehatan fisik dan mental
Waktu-waktu dikabulkannya doa :
  1. Sepertiga malam
  2. Sesudah sholat fardhu
  3. Ketika waktu lapang (ketika sedang tidak sulit)
  4. Ketika sujud. Rasulullah bersabda : ” Jarak yang paling dekat antara seorang hamba dengan Tuhan nya adalah ketika sedang sujud, maka perbanyaklah doa pada waktu itu, karena Allah akan mengabulkan doa kamu.”  (H.R.Muslim)
  5. Antara adzan dan iqomah. Rasulullah bersabda : ” Tidak akan tertolak doa yang dipanjatkan antara adzan dan iqomah.” (H.R. Abu Daud, tirmidzi, nazai).  (Hal ini berlaku jika kita akan melakukan sholat berjamaah di masjid.)
Tempat terbaik utk berdoa :
  1. Padang Arofah. Rasulullah bersabda:  “Sebaik-baik doa adalah ketika wukuf di Arafah.” (H.R. Ahmad & Tirmidzi)
  2. Di masjidil Haram. Rasulullah bersabda : ” Shalat di masjidil Haram pahalanya seratus ribu kali dari tempat lain.” (H.R.Tabroni)
  3. Di mesjid Nabawi. Rasulullah bersabda : ” Shalat di mesjidku ini (mesjid Nabawi) pahalanya seribu kali.” (H.R. Tabroni)
  4. Masjidil Aqso. Rasulullah bersabda : “Shalat di Baitul Maqdis (masjidil Aqso) pahalanya lima ratus kali.” (H.R. Tabroni)
Cara-cara agar doa dikabulkan :

1. Awalilah doa dengan Asmaul Husna.
Firman Allah :
” Dan Allah memiliki Asma’ul Husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asma’ul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya586. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”  (QS. Al Araaf : 180)
586 : Maksudnya, jangan dihiraukan orang-orang yang menyembah Allah dengan menyebut nama-nama yang tidak sesuai dengan sifat-sifat keagungan Allah, atau dengan memakai Asma’ul Husna, tetapi dengan maksud menodai nama Allah, atau mempergunakan Asma’ul Husna untuk nama-nama selain Allah.

2. Ucapkanlah kalimah tauhid : “Allahuma inni as aluka bi anni asyhadu annaka antallahu laa ilaha illa antal ahadu shamadul ladzi lam yalid wa lam yuulad wa lam yakun lahu kufuan ahad.”
Artinya : “ya Allah aku memohon kepada-Mu dengan bersaksi bahwa Engkau adalah Allah, tidak ada Tuhan kecuali Engkau yg satu. Engkau tempat bergantung, yang tidak melahirkan dan tidak dilahirkan dan tidak ada siapapun yg setaraf dengan-Mu.”
Atau : ” Laa ilaaha illallahu wallaahu akbar, Laa illaha illalahu wahdahu laa syariika lahu, lahulmulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai-in qadiir, laa ilaaha illallaahu, walaa haula walaa quwwata illa billah”
Artinya : “Tiada Tuhan selain Allah, dan Allah maha besar, tiada Tuhan selain Allah yang maha tunggal tiada sekutu bagi-Nya milik-Nya segala kerajaan dan milik-Nya pula segala puji, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan selain Allah dan tiada daya serta tak ada kekuatan selain dengan kekuatan yang datang dari Allah.”

3. Awalilah doa dengan bersholawat.
Fadlan bin ubaid berkata, Rasulullah mendengar seorang lelaki berdoa tetapi dia tidak bersholawat, maka Rasulullah bersabda : “Bila salah seorang diantara kamu berdoa maka hendaklah ia memulainya dengan pujian kepada Allah lalu bersholawat untuk nabi kemudian setelah itu berdoa lah dengan apa saja yg ia inginkan.” (H.R. Abu daud, Tirmidzi, Akhmad dan Hakim)

4. Bingkailah doa dengan prasangka baik.
Allah berfirman dalam hadits qudsi : “Aku akan mengikuti prasangkaan hamba-Ku kepada-Ku dan Aku selalu menyertainya apabila dia berdoa kepada-Ku.” (H.R.Bukhari Muslim)

5. Berdoalah dgn penuh optomis.
Rasulullah bersabda: “Hai manusia jika kamu meminta kepada Allah, maka mintalah dengan penuh optimis karena Allah tidak akan mengabulkan doa orang-orang yang pesimis.” (H.R. Imam Ahmad)

6. Lakukanlah doa dengan rendah hati dan suara lembut.
” Berdo’alah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut.  Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (Q.S. Al Araaf : 55)

7. Berdoalah berulang kali.
Hal ini merujuk kepada apa yg dilakukan Rasulullah. Seorang sahabat Nabi berkata, ” Nabi SAW apabila berdoa mengulanginya 3 kali dan apabila meminta juga mengulanginya 3 kali.” (H.R.Musliim)

8. Barengi doa dengan ikhtiar
Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga dengan Rasul-Nya serta orang-orang mu’min, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. ” (Q.S.At-Taubah : 105)
Semoga Bermanfaat…
Sumber : Majelis Percikan Iman, oleh Ust. Aam Amiruddin, DR

Senin, 28 Juli 2014

SECRET LOVE "THAT FACT WILL NEVER EVER EVER FADE AWAY"

I’have been longing to tell you how I truly feel for you.
But I never found the courage to say the words that would ease up my mind.
I’ts never been easy for meal this time.
Your were my closest friend but I never had the chanceto open up to you.
I watched you being hurt but all I am is a friend who comforts.
Litlr did you know that I was in pain too.
But whenever we are together, I just cover it with the joy of being with you
You are all that matter to me but he is all that matters to you.
I was really scared to tell you how much I care for you.
I was afraid you will never talk to me again
You tread me as a very close friend but in turn, I see you even more than that.
I never really expeted us to be this close but you showed me so much more.
It is human to long for more and I am sorry for being one.
I know I really am in loved with you and that fact will never ever ever fade away.
You are one in billion and I don’t think that I would run up to some one like you ever again.
I never want to see you sad again.
Just remember that I will always be here for you and you will always be my pretties friend.


Minggu, 08 Desember 2013

TAK SENILAI DENGAN SAYAP NYAMUK

“Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakanmu, dan jangan (pula) penipu (setan) memperdayakanmu dalam (mentaati) Allah,” (QS. Luqman: 33).

Dunia memang indah. Warna-warni alamnya teramat sulit dilukiskan dengan kata-kata. Hiasan-hiasannya bagaikan magnet yang mampu menarik siapa pun di sekelilingnya. Pesonanya bisa memukau mata manusia mana pun yang menatapnya dengan penuh harap. Mereka pun berkhayal, andai dunia tak pernah berpisah.
Kenikmatan yang berlimpah kadang bisa lebih berbahaya dari musibah terburuk apa pun. Seorang hamba Allah mungkin bisa bertahan dengan siksaan dan penjara. Tapi, belum tentu ia mulus dengan cobaan banyaknya harta. Berbahagialah hamba Allah yang kaya dan senantiasa bersyukur.

Jangan pernah bergeser dari niat yang ikhlas. 

Ikhlas adalah dasar diterima atau tidaknya sebuah amal. Apalah arti sebuah prestasi jika Allah swt. tidak menganggapnya sebagai sebuah bakti. Mungkin, manusia bisa tertipu dengan hiasan-hiasan amal yang ditampilkan. Tapi, Allah Maha Tahu apa yang tersembunyi di balik hati seorang hamba. Sekecil apa pun.
Keanggunan hiasan dunia kadang membuat hati manusia tertipu, terpedaya. Buat siapa pun, termasuk hamba Allah yang giat beramal. Bahkan, seorang sahabat Rasul sekali pun. Kisah kurang amanahnya pasukan pemanah pimpinan Abu Ubaidah pada Perang Uhud memberikan pelajaran tersendiri. Mereka siap menempuh bahaya seganas apa pun. Tapi, tak sesiap itu ketika menatap lambaian ghanimah. Kenikmatan dunia memperdaya mereka, merontokkan komitmen mereka terhadap perintah Rasul: “Apa pun yang terjadi, kalian harus tetap di bukit ini!”

Tidak heran, jika Allah swt. mengajarkan Thalut untuk menguji kesetiaan pasukannya dengan sungai. Buat kondisi jazirah Arab yang panas, sungai merupakan perwujudan standar dari bentuk kenikmatan dunia: menggiurkan di saat dahaga, menyejukkan di saat panas terik membakar. Kalau pada takaran standar saja mereka rontok, apatah lagi dengan kenikmatan yang lebih besar. Dan peperangan yang akan mereka hadapi bukan sekadar menumbangkan Jalut, tapi mengendalikan diri dari hamparan kenikmatan yang dimiliki Jalut. Mampukah?
Amru bin Ash r.a. di saat menghadapi akhir hayatnya pun menyadari. Betapa ia yang pernah berjuang bersama Rasulullah saw., menghunus pedang untuk membantai musuh-musuh Islam dengan pengorbanan yang tidak kecil, pun akhirnya bisa terpedaya dengan nikmatnya kekuasaan. Sebuah bagian dari kenikmatan dunia yang belum seberapa.
Tidak ada yang mampu mengawasi jati diri seorang hamba kecuali Allah dan dirinya sendiri. Dirinyalah yang tahu, apakah niatnya masih lurus. Atau, sudah bergeser. Dan kelak, ia akan menuai amal yang pernah ia tanam. Bagus atau buruk.

Biasakan untuk senantiasa memberi, bukan sebaliknya

Manusia memang tak bisa lepas dari tarikan dunia. Karena, sebagian dirinya berasal dari unsur tanah yang berarti bagian dari wujud dunia. Ia butuh makan, minum, tempat tinggal, pasangan, keluarga, status sosial, dan sebagainya. Tinggal, bagaimana ia mengelola keakrabannya dengan dunia.
Orang yang akrab dengan sesuatu biasanya akan cinta. Dan cinta menjadikan seseorang sulit dipisahkan dengan yang dicintai. Karena itu, sebelum seseorang terlanjur mencintai dunia, ia harus melatih diri untuk secara rutin berpisah. Biar kecil, tapi rutin.
Di situlah mungkin, di antara hikmah Allah swt. mewajibkan infak buat orang-orang yang beriman. Tak ada keuntungan sedikit pun buat Allah. Karena, tak satu pun benda di alam ini melainkan dari-Nya. Semua manfaat itu akan kembali kepada manusia itu sendiri.
Sekilas, memberi terasa merugikan. Karena, ada bagian kepemilikannya yang dikorbankan buat orang lain. Tapi, justru di situlah seorang yang mudah memberi akan merasakan manfaat. Selain menyeimbangkan keakrabannya dengan dunia, memberi adalah bentuk investasi lain buat kepemilikan yang lebih berharga dari materi yang ia korbankan. Selain balasan dari Allah, ia akan mendapatkan nilai sosial lebih. Harga sosialnya akan semakin mahal, tanpa ia sadari.
Allah swt. berfirman, “Ada pun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.” (QS. Al-Lail: 5-7)

Turunan dari memberi begitu banyak. Rasulullah saw. sering menganjurkan kita untuk bersedekah, memberi hadiah, menolong orang yang kesulitan dana, mengurus anak yatim, dan lain-lain. Karena itu, bersikaplah untuk senantiasa siap memberi buat orang lain. Bukan, berharap-harap apa yang mesti orang lain berikan kepada kita.

Jadilah seperti seorang penjual, bukan pembeli

Perbedaan mendasar antara seorang penjual dengan pembeli adalah sikap mental. Seorang penjual punya sikap pelayanan. Dan pembeli punya sikap memilih-milih, tidak merasa perlu. Apa pun yang dituntut pembeli, penjual akan menyesuaikan diri. Bahkan, ia harus siap dicela, dimarahi pembeli, tanpa memperlihatkan reaksi ketidaksukaan. Apalagi perlawanan. Dan, manajemen modern membenarkan itu.
Begitu pun dalam beramal. Kehidupan seorang hamba Allah di dunia ini tak lain adalah seorang penjual. Dan Allahlah Si Pembeli. Pembeli bisa menentukan kriteria apa saja atas barang yang dibeli. Dan penjual wajib memenuhi, jika dagangannya mau terjual.

Allah swt. berfirman dalam surah At-Taubah ayat 111, “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Alquran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka, bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.”

Tak ada satu penjual pun yang santai-santai saja menyambut tawaran harga tinggi dari seorang pembeli. Dan harga apalagi yang lebih tinggi dari surga yang penuh kenikmatan. Dan satu lagi. Tak ada penjual yang sedemikian cintanya dengan dagangannya sehingga ia tak akan pernah menjual. Teramat bodoh seorang penjual yang bersikap, “Biarlah saya tak untung, yang penting barang dagangan yang saya cintai tak terjual!” Saat itu, ia bukan lagi seorang penjual. Tapi, penikmat.
Seorang hamba Allah yang cerdas tak akan terpedaya dengan dunia. Seindah apa pun, ia tampil. Segemerlap apa pun dunia bersolek. Karena dalam pandangan Allah, dunia tak senilai saya nyamuk. Rasulullah saw. bersabda, “Andaikan dunia itu senilai dengan sayap nyamuk di sisi Allah, maka Allah tidak akan memberi minum kepada orang kafir walaupun seteguk air dari dunia.” (HR. Tirmidzi)

Jumat, 08 November 2013

THE SECRET – LAW OF ATTRACTION MENURUT ALQURAN-ALHADITS

PREFACE
Sebuah rahasia besar telah diungkap. Rhonda Byrne (2006), dengan bukunya The Secret, serta Michael J. Losier (2006) dengan bukunya Law Of Attraction telah mengungkap sebuah rahasia besar tentang kehidupan, kesuksesan dan kejayaan.

Rhonda Byrne: Pembuat Film dan Penulis Buku The Secret.
Rahasia ini telah diwariskan selama berabad-abad, didambakan banyak orang, disembunyikan, dihilangkan, dicuri dan dibeli dengan harga yang sangat mahal. Rahasia yang berusia berabad-abad ini telah dipahami orang-orang ternama dalam sejarah: Plato, Galileo, Beethoven, Edison, Carnegie, Einstein dan para penemu theology, ilmuwan serta para pemikir besar. Sekarang rahasia ini diungkapkan kepada dunia. Ketika anda mempelajari rahasia ini, anda akan menyadari bahwa anda dapat memiliki atau melakukan apapun yang anda inginkan. Anda akan menyadari siapa sesungguhnya diri anda. Anda akan menyadari keagungan sejati yang sedang menanti anda dalam hidup ini. Rahasia ini disebut oleh dunia “The Secret / The Law Of Attraction” (Suatu Rahasia / Hukum Tarik-menarik)

John Assaraf: Wiraswastawan dan ahli pengolah keuangan.
Kita dapat memiliki apapun yang kita pilih. Terlepas dari seberapapun besarnya. Rumah seperti apa yang anda inginkan? apakah anda ingin menjadi jutawan? Bisnis seperti apa yang anda inginkan? Apakah anda menginginkan lebih banyak sukses. Apa yang sungguh-sungguh anda inginkan.

DR. Denis whaitly: Psikolog dan pelatih potensi pikiran.
Para pemimpin di masa lalu yang memiliki rahasia ini ingin menyimpan sendiri kekuatannya. Mereka membuat orang-orang mengacuhkan rahasia ini. Orang-orang pergi ke tempat kerja, bekerja lalu pulang ke rumah dalam rutinitas. Mereka berada di ban berjalan tanpa daya karena rahasia ini disembunyikan dan hanya diketahui oleh sedikit orang.

Michael J. Losier, Penulis buku Law Of Attraction.
Tanpa disadari, ada getaran hebat yang sedang bekerja dalam diri anda. Ia seperti ‘magnet hidup’ yang mampu menarik benda-benda atau hal-hal yang anda dambakan dan menolak apapun yang tak anda inginkan. Inilah prinsip kerja Law Of Attraction. Namun, tidak semua orang sadar dan tahu bagaimana menggunaknnya dengan baik. Memang, kemampuan daya tarik ini bisa diperoleh karena bakat. Tetapi sebenarnya juga bisa dipelajari. Seberapa baiknya kemampuan daya tarik anda tergantung pada apa dan bagaimana anda melakukannya.

TUJUAN DAN MANFAAT
Para pembaca, kutipan-kutipan di atas kami ambil dari 2 buku terkenal yakni The Secret dan Law Of Attraction. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji dua buku terkenal tersebut dipandang dari AlQuran dan AlHadits. Saya mendapati poin-poin dalam ajaran The secret & Law Of Attraction selaras dengan beberapa ayat-ayat Quran dan hadits yang kami temukan, meskipun kalimat-kalimat penyampaian dari kedua buku tersebut terkesan berlebihan, itu bisa dimengerti, tidak lain untuk meyakinkan para pembacanya, sesuai dengan semangat buku itu sebagai motivasi. Karena itu ada beberapa poin dari buku-buku tersebut perlu diwaspadai karena berpotensi untuk timbulnya kesombongan diri bahkan bisa jatuh SYIRIK jika pemahamannya keliru, misalnya bahwa di dalam buku The Secret dikatakan “anda adalah arsitek diri anda sendiri”, juga kalimat “hukum ini mutlak dan tidak ada kesalahan”, dan lain-lainnya.

Dengan membaca kajian ini diharapkan bisa mengambil manfaat, pertama sebagai informasi kepada umat Islam apakah ajaran The secret & LOA selaras dengan ajaran Islam. Namun lebih dari itu tulisan ini diharapkan bisa membukakan mata hati kita bahwa ternyata kedua buku tersebut telah diajarkan oleh Muhammad 1400 tahun yang lalu, dengan catatan ada beberapa poin yang perlu dikritisi.

Bagi saya sendiri, saya melihat bahwa The Secret dan Law Of Attraction tersebut merupakan testimoni dan bukti akan kebenaran ajaran Muhammad. Kedua buku ini membukakan mata hati saya, menambah iman saya tentang Firman Allah “Aku mengikuti sangkaan hambaKu padaKu, jika sangkaannya baik maka baiklah yang didapatkan, jika sangkaannya buruk maka buruklah yang didapatkan. Serta Firman Allah “Mintalah kepadaku niscaya kuperkenankan bagimu”. Sebagai orang yang beriman saya dengan sepenuh hati percaya dengan kedua Firman Allah tersebut, namun bertahun-tahun saya sulit memahami ayat ini. Banyak orang susah dan gagal yang seolah bertentangan dengan kedua firman Allah di atas. Namun dengan kedua buku tersebut saya mendapatkan hikmah melihat bukti kebenaran firman-firman Allah di atas, yang benar-benar telah terimplementasi di Bumi. Maha benar Allah dengan segala firmanNya. Inilah pokok pikiran dari dari tulisan ini, semoga para pembaca bisa mengambil pula manfaatnya.

Saya memahami bahwa dengan keterbatasan yang kami miliki, ilmu, kemampuan, dan waktu, kajian ini masih jauh dari sempurna, karena itu dengan senang hati kami mengharap masukan-masukan dan koreksi, demi tercapainya pemahaman yang benar.

THE SECRET ATAU LAW OF ATTRACTION

Apa sebenarnya The Secret atau Law Of Attraction itu?(Suatu Rahasia / Hukum Tarik-menarik)

Bob Proctor
Kita semua hidup dan bekerja dengan suatu kekuatan yang tak terhingga. Kita semua terbimbing secara persis sama. Di manapun anda—India, Australia, Selandia baru, Stockholm, London, Toronto, Montreal, atau New York kita semua hidup dan bekerja dengan satu kekuatan satu hukum yaitu hukum tarik-menarik “The Law Of Attraction”. Segala sesuatu yang datang ke dalam hidup anda adalah karena ditarik oleh anda sendiri. Segala sesuatu itu tertarik ke anda karena gambar-gambar yang anda pelihara dalam benak; oleh apa yang anda pikirkan. Apapun yang ada dalam benak anda menariknya ke dalam kenyataan hidup anda. Orang-orang kaya dalam hidupnya telah menggunakan rahasia ini, terlepas dari apakah mereka sadar atau tidak. Mereka memikirkan tentang kelimpahan dan kekayaan, dan mereka tidak membolehkan pikiran-pikiran yang sebaliknya memasuki benak mereka. Pikiran utama mereka adalah kekayaan. Pikiran utama mereka adalah kekayaan tidak ada yang lain, itulah yang membuat kekayaan tertarik dalam hidup mereka. Inilah cara kerja hukum tarik-menarik.
Hukum tarik-menarik bekerja karena adanya pikiran dominan yang ada di benak anda, ketika yang dominan ada di benak anda adalah kekayaan maka kekayaan akan tertarik masuk dalam hidup anda, sebaliknya ketika yang dominan dalam benak anda adalah kesulitan hidup maka yang akan hadir adalah kesulitan. Anda boleh saja mengatakan aku tidak mau gagal, aku menyadari betul hidup ini sulit karena itu aku harus kerja keras. Jika yang ada di benak anda adalah kata-kata gagal, hidup ini sulit dan kerja keras maka anda sedang menarik dalam hidup anda kondisi hidup yang sulit, gagal dan kerja keras. Apapun yang dominan dalam benak anda itulah yang akan tertarik ke dalam hidup anda. Demikianlah hukum tarik-menarik bekerja.

John Assaraf

Tugas kita sebagai manusia adalah memelihara pikiran-pikiran yang kita inginkan, memperjelas apa yang kita inginkan dalam benak, dari situ kita mulai membangunkan salah satu hukum terbesar di Semesta. Jika anda ingin mengubah sesuatu dalam hidup anda ubahlah pikiran anda. Ketika anda membayangkan diri berada dalam kelimpahan, dengan sadar dan kuat anda menentukan hidup anda melalui hukum tarik-menarik. Memang semudah ini. Tetapi pertanyaannya adalah, “Mengapa tidak setiap orang menjalani hidup yang mereka impikan?” Masalahnya adalah kebanyakan orang memikirkan apa yang tidak mereka inginkan.

Rhonda Byrne
Satu wabah yang paling buruk yang pernah dijumpai manusia dan telah bergolak selama berabad-abad adalah wabah “tidak ingin”. Orang terus memelihara wabah ini ketika berpikir, berbicara, bertindak, dan berfokus pada apa yang tidak mereka inginkan. Mereka tidak menginginkan banyak tagihan dan hutang yang melilit, tetapi mereka selalu mengeluh, berbicara, tentang hutang mereka, berfikir terus dan fokus tentang hutang mereka maka sebenarnya mereka sedang menarik hutang-hutang itu lebih banyak lagi dalam hidup mereka. Dengarkan pikiran anda, dan dengarkan kata-kata yang anda ucapkan. Hukum ini mutlak dan tidak ada kesalahan.

Bob Doyle
Hukum tarik-menarik ini tidak mempersoalkan apakah anda memandang sesuatu sebagai baik atau buruk, atau apakah anda menginginkannya atau tidak menginginkannya. Jika anda terus memandangi tumpukan hutang merasa susah karenanya itulah sebenarnya sinyal yang anda kirimkan ke Semesta dan Semesta merespon mengirimkan hal serupa dalam hidup anda. Jadi anda sedang mengukuhkan keaadaan tersebut.

Catherine Ponder, Dynamic Law of Prosperity
Segala sesuatu yang anda pancarkan lewat pikiran, perasaan, citraan mental, dan tutur kata anda akan didatangkan kembali dalam kehidupan anda.

Ernest Holmes, Basic Ideas of Science of Mind
Semua pikiran ankan menjelma nyata sesuai dengan itensitasnya. Setiap butir pikiran terkecil di dalam benak manusia mampu menggerakkan hukum itu untuk menjadi kenyataan.

Brian Tracy, Motivator
Anda adalah sebuah magnet hidup; Anda bisa mendatangkan orang-orang, berbagai situasi dan kondisi selaras dengan pikiran anda. Apapun pikiran yang anda biarkan hidup dalam kesadaran, kelak akan tumbuh dan menjelma menjadi pengalaman nyata.

Michael J. Losier, Law Of Attraction
Segala sesuatau yang anda pikirkan dengan segenap perhatian, energi, dan konsentrasi pikiran, baik hal posistif maupun negatif, akan datang ke dalam hidup anda.

Einstein, Fisikawan.
Pertanyaan terpenting yang dapat dinyatakan manusia kepada dirinya sendiri adalah “Apakah dunia ini ramah?”. Apapun jawaban anda itulah yang akan anda alami dalam hidup anda di dunia.

Maksudnya jika jawaban anda bahwa dunia ini ramah dan indah, maka anda akan mendapati kehidupan anda di dunia ini ramah dan indah adanya. Dan sebaliknya jika anda mengatakan bahwa dunia ini keras & sulit, maka anda akan mendapati hidup ini dalam keadaan keras dan sulit.

AKU MENGIKUTI SANGKAAN HAMBAKU PADAKU

Di dalam dunia Islam, hal ini telah diungkap 14 abad yang lalu, diajarkan secara terbuka kepada umat manusia tanpa ditutup-tutupi, bahkan diperintahkan untuk menyebarluaskan agar manusia mendapatkan rahmat Allah yang begitu banyak. Ajaran ini, ketika segenap umat Islam masih meyakininya secara total dan bulat, terbukti menghasilkan generasi yang paling unggul sepanjang sejarah. Bertahan kejayaannya selama lebih dari 700 tahun. Hingga ahirnya generasi unggul tersebut rapuh karena telah meninggalkan dan meragukan ajaran ini. Kedahsyatannya sudah tidak lagi diyakini oleh sebagian besar pemeluk Islam. Karena itu mereka tidak mendapatkan manfaat kecuali hanya sebagian kecil saja yang tetap mempertahankan keyakinannya hingga kehebatannya tetap terasa sampai hari ini. Mereka itu adalah para ulama besar dan orang-orang pilihan yang memiliki tingkat kepercayaan (baca: keimanan) begitu tinggi kepada firman-firman Allah, baik yang ada dalam AlQur-an maupun Hadis qudsi juga hadis-hadis lainnya.

Mari kita perhatikan firman Allah dalam hadis Qudsi berikut:

Anaa ‘inda dzanni abdii bii, in dzanna khoiran falahu, wain dzanna syarran falahu. (rowahu Ahmad)

Artinya: Aku bersama sangkaan hambaku padaku, jika sangkaannya baik maka baiklah baginya, dan jika sangkaannya buruk maka buruklah baginya.

Apapun yang kita sangka dan yakini dalam benak kita akan direalisasikan oleh Allah. Jika anda meyakini bahwa anda akan berhasil maka insya Allah akan berhasil, dan jika anda risau bahwa anda gagal maka insya Allah anda juga akan gagal.

Dalam redaksi yang lain:
Anaa ‘inda dzanni abdii bii, faliyadzunnu bii ma syaa-a (rowahu Thobarani wal hakam)
Artinya: Aku bersama sangkaan hambaku padaku, maka hendaklah ia berprasangka dengan apa yang ia inginkan (bukan yang ia risaukan atau hawatirkan).

Oleh karena itu seharusnya kita mengisi benak dengan apa yang kita inginkan, kemudian melaporkannya kepada Allah, lalu berprasangka (meyakini) bahwa Allah akan merealisasikannya, maka insya Allah akan terrealisasi. Bukannya mengisi dengan kehawatiran-kehawatiran, atau keraguan-keraguan. Kehawatiran-kehawatiran akan menyebabkan apa yang kita hawatirkan terjadi juga. Keraguan menyebabkan apa yang kita inginkan tidak terwujud.

Rhonda Byrne mengatakan:
Hukum tarik-menarik adalah hukum alam, ia tidak memilih orang, siapapun mengalaminya. Ia juga tidak memandang pikiran baik atau buruk, mau atau tidak mau, ia hanya menerima signal dari pikiran anda dan memantulkannya kembali. Ketika anda focus pada sesuatu sebenarnya anda sedang memanggil sesuatu itu untuk hadir dalam hidup anda.

Ini merupakan manivestasi rahmat Allah yang berlaku untuk seluruh makhluknya, tidak melihat apapun agamanya, tabi’atnya, ketakwaannya dan maksiatnya.

Kita memang tidak sedang membahas pahala dan dosa, kita juga tidak sedang diskusi tentang taqwa dan maksiat, akan tetapi kita sedang diskusi tentang manivestasi rahmat Allah terhadap seluruh makhluknya di muka bumi.






Dan tidak ada suatu binatang melata[709] pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya[710]. semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh). (QS Hud :6) 
[709] yang dimaksud binatang melata di sini ialah segenap makhluk Allah yang bernyawa. [710] menurut sebagian ahli tafsir yang dimaksud dengan tempat berdiam di sini ialah dunia dan tempat penyimpanan ialah akhirat. dan menurut sebagian ahli tafsir yang lain maksud tempat berdiam ialah tulang sulbi dan tempat penyimpanan ialah rahim.

Dalam surat Alfatihah Allah berfirman






(Allah) Maha Pemurah lagi Maha penyayang(QS Al Fatihah:3).

Dalam tafsir Ibnu kathir dijelaskan bahwa kata Arrohman dari kata Arrohmah yang berarti pengasih, sedangkan ArRohman berarti sangat pengasih atau sangat suka memberi. Allah adalah Maha Pengasih kepada seluruh makhluknya. Sedangkan Arrohiim, dalam kitab tafsir terebut, bermakna Allah menyayangi husus orang-orang mukmin.

Jadi The Law of Attraction adalah merupakan manivestasi dari sifat Allah ArRohmaan, Allah sangat pengasih kepada seluruh makhluknya tanpa kecuali.

CARA MENGGUNAKAN LAW OF ATTRACTION.

Menurut Rhonda Byrne

Ada tiga langkah sederhana yang sangat berdaya untuk mewujudkan penggunaan hukum tarik-menarik ini, yaitu Meminta kemudian Percaya, lalu Menerima dengan perasaan bahagia.

Langkah pertama adalah Meminta

Lisa Nichols

Langkah pertama adalah meminta, berilah tugas kepada semesta. Biarkan Semesta mengetahui apa yang anda inginkan. Semesta selalu merespons pikiran-pikiran anda. Anda harus memilih suatu keinginan, nyatakanlah dengan jelas dalam benak anda. Jika tidak jelas anda sedang mengirimkan sinyal campur-baur dan Semesta tidak mereponnya dan tidak mendatangkan apa-apa ke dalam hidup anda.

DR. Joe Vitale

Sungguh menyenangkan, seperti memiliki sebuah catalog dalam Semesta. Kita tinggal membolak-balik dan memilih yang ini dan barang yang itu, saya ingin orang ini dan orang itu. Andalah yang menentukan pesanan kepada Semesta. Sungguh mudah.

Tahukah anda bahwa dalam hal ini Allah berfirman dalam AlQur-an

(60) Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku[1326] akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (61) Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyal karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur (QS: Al Ghofir).

[1326] yang dimaksud dengan menyembah-Ku di sini ialah berdoa kepada-Ku.

Firman Allah dalam Hadis Qudsi
Anaa ‘inda dzanni abdii bii, wa ana ma’ahu idzaa da’aanii (rowahu Muslim)
Artinya: Aku bersama sangkaan hambaku padaku, dan aku menyertainya ketika ia telah berdoa pada ku.

Langkah kedua adalah Percaya.

Rhonda Byrne
Anda harus memiliki iman atau kepercayaan yang utuh dan total. Jika anda memesan dari catalog, anda akan rileks karena yakin secara total bahwa anda akan menerima apa yang anda pesan sambil melanjutkan hidup anda. Berimanlah. Iman yang tak pernah padam itulah kekuatan terbesar anda.







Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)-Nya niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya. dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya.(QS Annisaa:175) 
Saya memahami ayat ini bahwa kata “Allah akan memasukkan ke dalam rahmat yang besar dan limpahan karunianya” kemudian diikuti dengan “dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepadaNya” adalah sebuah isyarat bahwa ayat itu untuk keperluan kita di dunia. Bahwa jika kita beriman kepada Allah dan berpegang teguh dengan aturannya maka kita di dunia akan dimasukkan dalam lautan rahmat(cinta) Allah serta diberikan kelimpahan dengan berbagai hal yang kita butuhkan, dan kemudian ditunjukkan jalan yang lurus agar bisa sampai kepadaNya ketika meninggal dunia, dalam arti mendapat surganya, Allahu a’lam.

Keraguan, ketika kita meminta atau bersangka dengan keinginkan kita, sering kita ragu karena menurut saya itu tidak mungkin, bagaimana caranya?

DR. Joe vitale
Anda tidak perlu tahu bagaimana akan terjadinya. Anda tidak perlu tahu bagaimana Semesta akan menyusun ulang dirinya. Anda tidak perlu tahu caranya, anda cukup percaya dan Semesta akan menyusun ulang dirinya dan menyediakan apa yang anda inginkan.

Lisa Nicholes Di sebagian besar waktu, ketika kita tidak melihat hal-hal yang kita minta, kita menjadi ragu dan frustasi. Singkirkan keraguan itu dan gantikan dengan perasaan iman yang tak tergoyahkan. Saya tahu bahwa keinginan saya sedang menuju ke sini.

Jika anda percaya kepada AlQur-an hal ini tidak perlu dijelaskan lagi karena Allah berkuasa atas segala sesuatu, kalimat ini bertebaran di dalam AlQur-an, “Allah maha kuasa atas segala sesuatu”.
Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Langkah ketiga adalah Menerima.

Lisa Nichols
Mulailah merasa senang tentangnya. Rasakan seperti apa yang anda rasakan ketika keinginanmu itu nyata. Rasakan sekarang juga.

Marchi Shimoff
Dalam proses ini sangatlah penting untuk merasa baik dan bahagia. Karena kalau anda merasa baik anda sedang menempatkan diri pada frekuensi kanal yang anda inginkan.

Rhonda Byrne.
Jadi langkahnya adalah meminta, percaya dan perasaan baik. Ketika kita berperasaan baik maka kita dalam kondisi siap menerima. Kita tidak mungkin menerima yang kita inginkan dengan perasaan buruk.

Berperasaan baik adalah hasil dari sikap berserah diri, menyerahkan segala keputusan kepada Allah.







………..barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu (QS AtTalaq:3).

Bahwa segala sesuatu ada ketentuannya, ada hukumnya. Maka setelah meminta dan yakin akan dikabulkannya selanjutnya yang perlu dilakukan adalah berserah diri, serahkan kepada yang maha kaya dan maha pengasih (alghoniy & Arrahman)

Rhonda Byrne.
Kapan waktunya kita menerima yang kita inginkan? Semesta tidak membutuhkan waktu untuk mewujudkan apa yang anda inginkan. Mewujudkan satu dolar sama mudahnya dengan mewujudkan satu juta dolar. Semua terjadi bersamaan dengan saat anda meminta. Jika realitanya terasa membutuhkan waktu disebabkan penundaan anda dalam menempatkan diri pada tempat dimana anda percaya, tahu dan merasa bahwa anda sudah memilikinya. 


Sesungguhnya keadaan-Nya apabila dia menghendaki sesuatu hanyalah Berkata kepadanya: "Jadilah!" Maka terjadilah ia.

Disamping Tiga langkah di atas yaitu meminta, percaya, menerima, tindakan seperti syukur, memberi/ sedekah adalah sangat mempercepat keberhasilan.

Marchi Shimoff
Syukur adalah jalan yang mutlak untuk mendatangkan lebih banyak kebaikan ke dalam hidup anda.

Rhonda Byrne.
Syukur adalah ajaran mendasar dari ajaran-ajaran guru besar sepanjang sejarah. Dalam buku yang mengubah hidup saya, The Getting rich, ditulis oleh Wallace Wattles,1910, syukur adalah bab terpanjang. Setiap guru yang ditokohkan dalam buku The Secret menggunakan syukur sebagai bagian dari harapan mereka.

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih" (QS Ibrohim :7).

Proses Penuh kekuatan dengan Tindakan

Untuk menggunakan hukum tarik-menarik ini jadikan ia dalam gaya hidup sehari-hari, bukan hanya peristiwa satu kali saja.

Pada ahir setiap hari, sebelum tidur, ingat kembali peristiwa pada hari itu, untuk setiap peristiwa atau saat yang tidak sejalan dengan keinginan anda, putarlah kembali peristiwa itu dalam benak selaras dengan keinginan anda.

Rasulullah bersabda : Barang siapa yang bangun pagi hatinya risau karena harta maka ia tidak punya terima kasih kepada Allah.

Menurut Michael J. Losier

Untuk menjalankan Law Of Attraction (Hukum Tarik-menarik) secara sadar ada tiga langkah praktis: Kenali hasrat keinginan anda, berikan perhatian pada hasrat, dan biarkan hasrat itu menjelma menjadi nyata.

Kenali Hasrat Anda

Sepertinya mudah bukan? Kenyataannya sebagian besar orang tidak mengerti apa yang mereka inginkan, akan tetapi sangat pandai menyebutkan banyak hal yang tidak mereka inginkan.

Allah berfirman dalam hadis Qudsi:
Anaa ‘inda dzanni abdii bii, faliyadzunn bii ma syaa-a (rowahu Thobarani wal hakam)
Artinya: Aku bersama sangkaan hambaku padaku, maka hendaklah ia berprasangka dengan apa yang ia inginkan (penulis:bukan yang ia risaukan atau hawatirkan) (Thobarani wal hakam).

Berikan Perhatian pada Hasrat Keinginan Anda

Hukum Tarik-menarik akan mendatangkan sesuatu yang anda berikan segenap perhatian, energi, dan focus. Caranya dengan memilih kata-kata yang tepat, yaitu kata-kata atau kalimat yang menimbulkan perasaan positif.

Rasulullah bersabda:
Barang siapa yang percaya kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya berkata baik atau diam………. (HR Muslim)

Jika anda memilih kata-kata yang baik, maka anda akan mendapatkan dua hikmah, yang pertama adalah anda dapat pahala karena mengikuti perintah Rosulullah, yang kedua insya Allah anda dapat hikmah bahwa berkata baik menimbulkan perasaan positif. Dan perasaan positif, menurut Losier, adalah cara memberikan perhatian kepada hasrat anda.

Biarkan Hasrat itu menjelma nyata.

Cepat lambatnya hasrat terwujut sangat tergantung dengan keihlasan anda membiarkan hasrat itu menjelma nyata (baca: berserah diri). Ini merupakan tahap yang paling penting & menentukan.







……………… dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah Telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu (QS Attalaq :3).

YANG HARUS DIWASPADAI DARI THE SECRET RHONDA BYRNE

The Secret Hanya Membahas Hasrat dan Cita-cita
Baik The Secret,Rhonda Byrne, maupun Law Of Attraction, Michael J. Lossier hanya mendiskusikan perihal hasrat atau cita-cita. Tidak mendiskusikan take action atau ikhtiar. Karena itu para pembaca muslim musti memahami bahwa buku ini memang hanya bertujuan untuk merubah pola pikir, bukan merubah pola tindakan. Sehingga tidak bisa ditelan mentah-mentah bahwa hanya dengan meminta dan yakin, tanpa ikhtiar, kita bisa memperoleh apa yang kita inginkan. Kita semua memahami bahwa ikhtiar adalah wajib bagi ummat Islam, dan itu memang tidak dibahas dalam hal ini.

Visualisasi-Vibrasi

Menurut Rhonda Byrne, untuk membuat Law Of Attraction bekerja seseorang harus membayangkan seolah sudah terjadi. Hal ini belum saya temukan di Al Qur-an maupun Hadis, mungkin perlu dipertimbangkan lagi untuk melakukannya, terutama pada bagian "seolah-olah sudah terjadi".  Visualisasi artinya adalah membayangkan, ini merupakan kegiatan mental yang alamiah. Ketika kita sedang bersedih, kita membayangkan kenangan buruk kita, atau peristiwa yang kita khawatirkan akan terjadi. Ketika kita sedang bahagia, kita biasa membayangkan kenangan indah, atau kita membayangkan harapan. Itu hal biasa dan alamiah. Namun ketika, karena menginginkan sesuatu, misalnya mobil, kemudian kita harus membayangkan seolah mobil sudah ada dan menjadi milik kita. Paham seperti ini yang perlu diteliti lagi secara syar'i.

The Secret ini mengajarkan bahwa ketika anda visualisasi seolah sudah terjadi, anda sedang melakukan imgainasi, dan imgainasi anda melahirkan vibrasi (melahirkan getaran) yang anda kirim kepada alam semesta. Kemudian alam semesta melakukan rekonstruksi dengan melahirkan sebuah ciptaan baru berupa mobil yang anda imaginasikan. Mobil ciptaan anda ini suatu saat diantarkan kepada anda setelah hati anda benar-benar sudah siap dan yakin, semakin anda yakin makin cepat mobil itu anda terima. Faham ini berkaitan dengan "anda adalah arsitek diri anda sendiri" atau dengan kata lain bahwa seseorang bisa mendesain takdirnya sendiri.

Saya penasaran apakah ada dalil Quran dan Hadith yang selaras dengan hal ini, maka saya menyarankan sekali lagi untuk tidak melakukan kegiatan visualisasi-vibrasi (membayangkan yang seolah sudah terjadi) untuk mencipta apa yang anda inginkan. Mohon beritahu kami kalau ada dalil yang membenarkan kegiatan ini.

Ketika oleh Allah anda diancam Neraka agar takut melanggar larangan, bukan berarti anda sudah masuk neraka. Demikian juga ketika anda diberikan harapan oleh Allah masuk syurga, anda kemudian sering membayangkan betapa nikmatnya masuk syurga dan bertemu Rabb-mu di sana. Namun bukan berarti anda sudah masuk syurga.


Penggunaan kata “Alam semesta”
Penggunaan kata “alam semesta” untuk menggantikan kata “Tuhan” memberi kesan bahwa gagasan yang disampaikan ini adalah ilmiah. Bisa dibaca siapa saja, Hindu, Budha, Yahudi, Kristen, Islam, dan bahkan Materialist. Bagi orang yang beriman hal ini tentu perlu dikritisi, kalimat “alam semesta akan mengirimkan kepada anda” perlu dikonversi menjadi "Allah merealisasikan atau mengabulkan apa yang anda inginkan". Kemudian kalimat “Alam semesta akan menyusun kembali dirinya dan mengirimkan kepada anda apa yang anda inginkan” dikonversi menjadi “Allah maha berkehendak, adalah hak Allah untuk mengubah rencananya, dan mengabulkan doa anda …”. Saya kira hal ini cukup dimaklumi sebagian besar dari kita.

Mengubah kalimat agar cocok dengan keyakinan orang Islam mungkin sederhana, tetapi pertanyaannya adalah bagaimana mungkin Allah memberi kepada seluruh umat manusia tanpa memandang apakah ia ta’at kepadaNya atau tidak taat kepadanya?

Jawabnya adalah:

 



Dan tidak ada suatu binatang melata[709] pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya[710]. semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh) (QS Hud ayat :6).
[709] yang dimaksud binatang melata di sini ialah segenap makhluk Allah yang bernyawa. [710] menurut sebagian ahli tafsir yang dimaksud dengan tempat berdiam di sini ialah dunia dan tempat penyimpanan ialah akhirat. dan menurut sebagian ahli tafsir yang lain maksud tempat berdiam ialah tulang sulbi dan tempat penyimpanan ialah rahim.

Dalam surat Alfatihah Allah berfirman





(Allah) Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (QS Al Fatihah:3).

Dalam tafsir Ibnu kathir dijelaskan bahwa kata Arrohman dari kata Arrohmah yang berarti pengasih, sedangkan ArRohman berarti sangat pengasih atau sangat suka memberi. Allah adalah Maha Pengasih kepada seluruh makhluknya. Sedangkan Arrohiim, dalam kitab tafsir terebut, bermakna Allah menyayangi husus orang-orang mukmin.

Anda adalah arsitek diri anda sendiri.
Dalam The Secret disebutkan bahwa “anda adalah arsitek diri anda sendiri”, hal ini berpotensi untuk dipahami pembaca sebagai meniadakan kekuasaan Allah.
Rhonda Byrne juga menuliskan dalam the Secret “tidak ada yang dapat datang ke pengalaman anda kecuali anda sendiri yang memanggilnya melalui pikiran yang terus menerus”.
Tentu saja tidak demikian, bahwa Allah telah menjadikan kita dengan segala skenarionya.

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (Tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan Telah tertulis dalam Kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (QS ArRa'd:39)
Semua yang terjadi telah Allah tulis dalam kitab yang disebut Lauh-almahfudz, jadi Allah telah menetapkan kita akan menjadi apa, memperoleh istri/suami siapa, tinggal di desa apa, kota mana, negeri apa. Semua telah direncanakanNya dan tertulis dalam kitab Lauh-almahfudz. Untuk merencanakan alam semesta yang sebesar ini beserta seluruh isinya termasuk keberadaan kita, serta menjalankan operasionalnya, gerakan bintang-bintang, revolusi dan rotasi planet-planet, bumi yang di dalamnya ada manusia, dengan segala tingkah lakunya, menjalankan itu semua bagi Allah bukan perkara yang sulit. Allahu robbul ‘alamin, Allah yang memiliki, menguasai, dan mengelola alam ini dan itu satu perkara yang mudah bagi Allah.

Adapun kemudian ketika kita berdoa, lalu Allah mengabulkannya, lalu karenanya menyebabkan Allah mengubah planningnya yang telah tertulis dalam Lauh-Almahfudz, itu adalah hak Allah, dan bukan urusan kita.

 


Allah menghapuskan apa yang dia kehendaki dan menetapkan (apa yang dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuzh) (QS ArRa'd :39). 
Adalah hak Allah, apakah mau menghapus atau menetapkan kembali scenario yang ada dalam kitab Lauh-almahfudz itu sesuai dengan kehendaknya. Terserah Allah, kitab Lauh-almahfudz itu adalah miliknya. Kalau Allah mau, siapa yang bisa mencegahnya, Allah berkuasa atas segala sesuatu. Alam semesta ini adalah miliknya, Allahu akbar.

Tentang QS ArRa'dayat 39 tersebut, dalam kitab Tafsir Ibnu Kathir bahwa hal ini ada beberapa pendapat ulama, namun dari Tafsir tersebut kami mendapati tiga hadis beserta penjelasannya.

Berikut ini adalah kutipan dari kitab Tafsir Ibnu Kathir tersebut:
Imam Ahmad meriwayatkan dari Tsauban, bahwa Rasululah SAW bersabda(669):
Ada seseorang yang tidak mendapat rezeki karena dosa yang dilakukannya. Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa dan tiada yang dapat menambah usia kecuali kebajikan.(HR Ahmad).

Dalam hadis shahih ditegaskan (670),
Silaturrohmi itu menambah umur.

Dalam hadis lain dikatakan (671), Doa dan Qadha itu saling mendahului di antara langit dan bumi.

(Qadha turun hendak menetapkan dan doa naik hendak menghapus).

Akramah meriwayatkan dari Ibnu Abbas:
Kitab itu ada dua: Ada kitab yang dihapus oleh Allah bagian yang Dia kehendaki, dan Dia tetapkan. Dan ada pula Ummul Kitab (Kitab Induk).


Kami memahami kutipan di atas bahwa ada kitab Induk, dan ada kitab lain yang mengacu pada kitab induk. Kitab-kitab lain itu Allah mau menghapus atau menetapkan kembali pada bagian tertentu yang dikehendakiNya. Dengan kata lain ada semacam Grand Scenario yang tidak akan dirubah oleh Allah sejak zaman ‘azali hingga ahir zaman dan ada sub-sub scenario yang mengakomodasi doa-doa kita, Allah menghapus maupun menetapkan sesuai dengan kehendaknya. Jadi ada semacam Main Program yang tidak akan Allah rubah, namun ada Sub-sub Program yang disediakan bagi makhluknya untuk berimprovisasi bersama Allah. Ada semacam Grand Planning dan Sub Planning, dan itu semua tersimpan dalam Kitab yang mulia, Lauh-almahfudh. Allahu a’lam (Allahlah yang paling tahu)

PENGUNGKAPAN THE SECRET ADALAH SEBUAH TESTIMONI

Bagi kami pengungkapan Rhonda Byrne (2006) beserta semua tokoh nara sumbernya dengan karyanya The Secret, serta oleh Michael J.Losier (2006) dengan bukunya Law Of Attraction, adalah merupakan testimoni dan bukti nyata akan kebenaran ajaran Muhammad anak Abdullah dari Mekkah 1400 ahun yang lalu, yang berupa AlQuran-alkariim dan hadis Rasulullah.

Pokok pikiran dari kedua buku tersebut adalah apapun yang anda pikirkan dengan segenap keyakinan dan energi serta focus terus menerus, maka anda akan memperolehnya menjelma menjadi kehidupan nyata. Hal ini sungguh selaras dengan ajaran Muhammad rosulullah seperti telah kami uraikan di atas. Juga poin-poin lain seperti, meminta, syukur dan memberi (shadaqah) juga ajaran Islam.

Namun yang memprihatinkan adalah, betapa Allah telah membeberkan secara terbuka melalui NabiNya, dan terbukti telah diimplementasikan dengan sukses dalam kehidupan generasi unggul oleh para sahabat, dan pengikut-pengkutnya dengan prestasi yang sangat gemilang selama lebih dari 700 tahun. Prestasi gemilang tersebut sekarang menjadi surut bahkan kering akibat kita telah tidak percaya dengan sepenuh hati terhadap kedahsyatan AlQuran. AlQur-an hanyalah menjadi hiasan atau bahkan tidak kita pedulikan.


 





75. Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. 76. Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu Mengetahui. 77. Sesungguhnya Al-Quran Ini adalah bacaan yang sangat mulia, 78. Pada Kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh), 79. Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan. 80. Diturunkan dari Rabbil 'alamiin. 81. Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Quran ini? 82. (Bahkan) kamu mengganti rezki (yang Allah berikan) dengan mendustakan Allah.

Allah telah bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang, dengan sumpah yang besar, bahwa sungguh Al-Quran adalah bacaan yang sangat mulia, yang tersimpan di dalam Kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh). Tidak disentuh siapapun kecuali orang-orang yang disucikan. Kemudian diturunkan oleh Penguasa alam semesta sebagai manual book bagi hidup manusia agar memperoleh kejayaan dan kemuliaan dengan tetap memuliakan penciptanya, Allah penguasa alam semesta. Namun kita telah menganggap remeh saja Al-Quran ini. Bahkan kita mengganti rezki (yang Allah telah berikan) dengan memungkirinya, dengan mengatakan bahwa ini adalah dari hasil jerih payahku sendiri, dengan mengatakan ini dari kepandaianku, dengan mengatakan ini dari hasil visualisasiku, hasil vibrasi positifku lalu alam semesta mengirimkannya kepadaku. Padahal itu semuanya adalah atas kuasa & izin Allah semata.

Dengan bukti the secret dan Law Of Attraction yang telah kita pelajari ini semoga menjadikan mata kita terbuka bahwa kebenaran telah ditunjukkan oleh Muhammad 1400 tahun yang lalu, dan dengan demikian makin menambah kemantapan iman kita kepada Allah dan RosulNya serta kedahsyatan kitab suciNya, amiin.

Allahu a’lam.
Pembaca yang dirahmati Allah,
Mohon masukan bila ada yang perlu dikoreksi, dan sebar luaskan bila saudara setuju, demi dakwah lillah.

Referensi:
- Al Quran alkariim.
- Imam Bukhori, Shohih Bukhori, Pocket Islam v6.6, www.PocketIslam.com, Oktober 2006.
- Imam Muslim, Shohih Muslim, Pocket Islam v6.6, www.PocketIslam.com, Oktober 2006.
- Hadis Qudsi, Pocket Islam v6.6, www.PocketIslam.com, Oktober 2006.
- Arrifa’i, Muhammad Nasib (1989), Taisiru Al-Aliyyul Qodir liihtishari Tafsir Ibnu Kathir, alih bahasa Shihabuddin, Gema Insani Press, Cetakan ke 2, Jakara, Pebruari 2007.
- Byrne, Rhonda (2006), The Secret, alih bahsa Susi Purwoko, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, Oktober 2007.
- Losier, Michael J. (2006), Law Of attraction, alih bahasa Arif subiyanto MA, PT. Gramedia Pustaka Utama, Cetakan ke VI, Jakarta, November 2007.
- Wattles, Wallace D. (2007), The Science Of Getting Rich, alih bahasa Susi Purwoko, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2007.
- Sentanu, Erbe (2007), Quantum Ikhlas, PT. Gramedia Pustaka Utama, cetakan ke 8, Jakarta, November 2007.